Materi Kuliah Semester 1 ( Sistem Digital )

Sistem Digital . . . Sistem Digital . . . Sistem Digital . . .

Digital menurut Wikipedia Indonesia, didapat Digital berasal dari kata Digitus, dalam Bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner) .

Sebenarnya sistem terdiri dari 2 jenis yaitu sistem analog dan sistem digital. apa perbedaanya ???

Sistem Digital adalah kombinasi dari peralatan-peralatanyang dirancang untuk memanipulasi (menggunakan) besaran fisik yang dinyatakan dalam bentuk digital : nilaidiskrit. Alat ini biasanya elektrinik, kadang bisa jugamekanik. Sistem digital misalnya: komputer, kalkulator, jam digital, dll

Sistem Analog adalah gabungan alat yang memanipulasi besaran fisikyang dinyatakan dalam bentuk analog. Dalam sistem analog, besaranberubah secara kontinyu sepajang nilai tersebut. Contoh : sistem telepon,spedometer mobil, dll.

Sistem digital merupakan bentuk sampling dari sistem analog. Digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). Besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). Jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.

Digital lebih kepada 0 dan 1 (angka biner), logika biner dan diskrit. Sedangkan analog, lebih kepada continuous.

Dalam menghitung sinyal digital lebih mudah karena menggunakan system diskrit, sedang analog menggunakan diferensial integral.

Dalam sistem dan peralatan digital untuk penyajian data atau informasi, digunakan susunan angka yang dinyatakan dalam bentuk digital atau yang lebih dikenal dengan sebutan rangkaian logika. Dalam rangkaian digital, dikenal beberapa gerbang logika, yaitu

gerbang NOT   gerbang AND

gerbang OR

gerbang NAND

gerbang NOR

gerbang XOR

gerbang XNOR

adapun tujuan pembelajarannya adalah Mahasiswa mampu menjelaskan dengan benar berbagai macam sistem bilangan, mampu melakukan penyederhanaan fungsi-fungsi boolean dengan menggunakan beberapa metode, mampu menjelaskan dengan benar fungsi dan karakteristik berbagai komponen sistem digital, yang meliputi rangkaian kombinasional dan rangkaian sekuensial, mampu menganalisis & melakukan perancangan sistem digital baik berupa rangkaian kombinasional maupun sekuensial, mampu memahami secara benar tahapan perancangan rangkaian sekuensial tak serempak (asynchronous)

pokok bahasan yang akan dipelajari antara lain  Sistem Bilangan, Aljabar Boole dan penyederhanaan fungsi Boolean, Rangkaian Kombinasional,  Synchronous Sequential Logic, Register, Counter dan Memory, Algorithmic Satate Machine (ASM) dan  Asynchronous Sequential Logic (ASL)

source :

katalog informatika 2009/2010

http://naila-story.blogspot.com/2010/09/digital-theory-theorizing-new-media.html

http://www.scribd.com/doc/55425048/Sistem – Digital

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s